Minggu, 06 Maret 2022

Konco Lawas


DARI arah kawasan Jetis, Vario-ku langsung masuk teras Warung nDesit, warung nasi pecel - sego jagung-ku. Saat itu Minggu Legi, 6 Maret 2022, sekira jam 13.00.

Di jam-jam itu, seperti biasa, kita mulai ancang-ancang nutup warung, yang lokasinya di Jalan Raya Canggu-Jetis, utara Pasar Pelabuhan Canggu, Kabupaten Mojokerto. Kalau pun ada pembeli untuk makan siang, biasanya satu-dua orang.

Dan benar, ada satu orang pria nongkrong di dingklik kanan depan. Melihatku datang dan markir motor matic, dia tertawa sambil menaikkan maskernya hingga menutupi separo lebih wajahnya.  

Aku mencoba mengingat, sambil melihat sebagian wajah yang tak tertutup masker, masih juga belum ingat siapa dia.

Melihat aku cengar-cengir, istri dan ewang warung ketawa ketiwi, yang membuatku makin penasaran. "Lali yo," kata pria tadi, sambil melepas masker dan topinya. Melihat senyum khas dan kepala agak botak, segera pulih ingatanku.

"Gito," setengah berteriak aku mendekat dan menyalaminya erat. "Karo sopo Git."

Nek Ngombe, Yo Kopi...

Pak Abu, sapaannya, tahun depan genap berusia 70 tahun. Bakul tahu ini tinggal di Dusun Tanjung, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Mojokerto Kab...