Senin, 19 September 2022

Nek Ngombe, Yo Kopi...

Pak Abu, sapaannya, tahun depan genap berusia 70 tahun. Bakul tahu ini tinggal di Dusun Tanjung, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Mojokerto Kabupaten. Saban pagi, dia ngampiri warungku, memasok tahu. Tak lupa, masuk warung sambil memesan kopi hitam, dan requesnya minta yang manis. "Din, kopi Din," setengah berteriak dia pesen kopi kepada Udin, sapaan anakku.

Pagi ini, Selasa dua hari setelah Idul Adha, di sela ngobrol, iseng kutanya ikhwal kegemarannya ngopi. "Gak ukur, nek ngombe yo kopi (ndak terhitung, kalau minum ya kopi)," tukasnya ketika kutanya sampai berapa gelas kopi sehari.

Alhamdulillah, ucapnya, sambil ngisap kretek kegemarannya, GG merah, sampai sekarang belum ada keluhan berarti dalam fisiknya. Tetap mancal sepeda ngider tahu (keliling jualan tahu) ke pelanggan-pelanggan, dan di rumahnya nyambi ngingu (aktivitas sampingan memelihara) ayam jenis (Bangkok, Birma, Pakhoy). Tetap sehat dan semangat ngge Pak Abu...

Jumat, 29 Juli 2022

Calon Guru Madrasah

"Alhamdulillah".  Ucap si thole nomer 3 dalam pesan singkat melalui WA. Pesan itu masuk di jam 16.49, Jumat (29/7/2022), saat aku di Warung nDesit.

Pesan itu mengiringi gambar hasil screen capture, yang isinya "Selamat Hanif Arya Rahmatullah. Anda dinyatakan telah diterima di Program Studi S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah".

Gambar yang dia screen capture, adalah pengumuman calon mahasiswa yang diterima di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Sabtu, 09 April 2022

Cinjo

 CINJO, sebuah tradisi silaturahmi, biasanya di bulan Ramadan jelang Lebaran, sambil membawa buah tangan untuk diberikan kepada saudara yang lebih tua. Tradisi ini masih dilakukan masyarakat Kabupaten Lamongan dan Mojokerto Utara. Cinjo sendiri berupa bahan pokok makanan atau makanan yang sudah dimasak matang.

"MAS, tolong ewangi, jam 9 pesenan iki ape dijupuk," ucap ojob, sambil menata wadah-wadah plastik mika di atas meja. Di warungku, Warung nDesit Mak Ning, Canggu, Mojokerto, sekira jam 8-an pagi, Sabtu (9/4/2022).

Memang, ndak ada orang yang bantu-bantu si ojobku, chef warung nDesit. Sejak awal Ramadhan, ewang warung sudah ndak masuk kerja, karena memang warung ndeso ini sebulan selama Ramadhan libur alias ndak buka.

Minggu, 06 Maret 2022

Konco Lawas


DARI arah kawasan Jetis, Vario-ku langsung masuk teras Warung nDesit, warung nasi pecel - sego jagung-ku. Saat itu Minggu Legi, 6 Maret 2022, sekira jam 13.00.

Di jam-jam itu, seperti biasa, kita mulai ancang-ancang nutup warung, yang lokasinya di Jalan Raya Canggu-Jetis, utara Pasar Pelabuhan Canggu, Kabupaten Mojokerto. Kalau pun ada pembeli untuk makan siang, biasanya satu-dua orang.

Dan benar, ada satu orang pria nongkrong di dingklik kanan depan. Melihatku datang dan markir motor matic, dia tertawa sambil menaikkan maskernya hingga menutupi separo lebih wajahnya.  

Aku mencoba mengingat, sambil melihat sebagian wajah yang tak tertutup masker, masih juga belum ingat siapa dia.

Melihat aku cengar-cengir, istri dan ewang warung ketawa ketiwi, yang membuatku makin penasaran. "Lali yo," kata pria tadi, sambil melepas masker dan topinya. Melihat senyum khas dan kepala agak botak, segera pulih ingatanku.

"Gito," setengah berteriak aku mendekat dan menyalaminya erat. "Karo sopo Git."

Senin, 28 Februari 2022

Nikmati Saja...

"KAMU dengar suara katak yang bersahutan di seberang sana, Pras... Dengar, mereka seakan beradu suara, beradu paling merdu, beradu paling keras..."

Lirih, tapi Prasojo jelas mendengar ucapan Hanung, saat gadis itu membuka jendela bambu.

Percikan air hujan disertai angin yang turun sejak dua jam lalu di senja itu, pun menerpa wajah keduanya.

Senin, 11 Maret 2013

Air Mengalir

DI suatu siang, hari ketiga liburan itu, Hanung memainkan air yang bergemericik mengalir, dengan kedua kakinya.

"Kamu pasti ingat, Pras, 30-an tahun yang lalu. Kita sering mandi di sungai kecil ini," kata Hanung, sambil memperhatikan beberapa anak kecil mandi, dan bermain-main dengan air sungai, tak jauh darinya.

"Sekarang, sungai ini tetap tidak berubah. Airnya yang jernih masih mengalir di antara bebatuan," kali ini dia mengarahkan pandangan ke Prasojo.

"Benar, Han. Dia masih seperti dulu. Dia, selalu mencari tempat rendah, serendah-rendahnya. Dia, selalu menghindar dari batu-batu penghadang," ujar Prasojo, sambil masuk sungai dangkal itu, lantas membasuh muka dengan kedua tangannya.

Nek Ngombe, Yo Kopi...

Pak Abu, sapaannya, tahun depan genap berusia 70 tahun. Bakul tahu ini tinggal di Dusun Tanjung, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Mojokerto Kab...